Wednesday, 12 November 2014

Kita adalah....





Kami Ini sama dengan Kalian , jangan buat kecaman yang tidak relevan



Potret Kehidupan yang sering dilampaui seorang individu akan menjadi sebuah pembelajaran dan tuntutan bagi banyak khalayak yang menginginkan suatu hal yang layak di perjuangkan . jangankan untuk memperjuangkan hal kecil untuk dilakukan , contoh kecil saja yang sering terjadi direalitas sosial yaitu perbedaan strata yang sangat menonjol di kehidupan sehari-hari perbedaan itu akan membuat orang sangat membuat orang terangkat dalam satu hal , maka saat ini kita kenal akan menjadi sebuah budaya yang melekat pada manusia untuk membuat suatu cara pandang  yang sepadan saja tidak dapat dirasakan untuk rakyat sendiri , dengan perbedaan yang kita rasakan saja sudah cukup membuat kepala kepayang , perilaku manusia pun bisa menjadi berbeda ketika hal sepele di kaitkan dengan cara berfikir yang relevan
Banyak cara yang tidak bisa dijadikan suatu acuan dimana individu  dapat membuat layaknya pengalaman menjadi sebuah guru , yang terjadi dalam hidup itu  yang diumpamakan sebagai sebuah budaya kecil untuk dapat membuat orang tersebut tinggi .tapi apakah saking ingin membuat diri sendiri  terhadap budaya tersebut dapat  menganggap suatu kebiasaan yang dilakukan sebagai seorang kahalayak dalam suatu lingkup sosial ? , disiksa dengan kata-kata yang tidak harus dikatakan orang yang mempunyai kedudukan yg besar di dalam lingkup sosial tersebut ,
                Dalam hal ini kita ketahui seperti peradaban dimana dalam suatu wilayah terdapat banyak suku , etnis maupun ras dalam kelompok tersebut ,maka dari perdaban tersebut mendapatkan suatu pemahaman yang berbeda tapi dapat berdampak dalam seorang individu dengan individu yang lain , di asia mempunyai ciri khas yang unik terutama diindonesia yang mayoritas penduduknya islam dan amerika yg mayoritas penduduknya ialah kristen , maka secara tidak langsung memiliki banyak perbedaan yg kita ketahui , dari tata cara bicara,pakaian ,cara berfikir , symbol tersebut dapat membuat orang memiliki persepsi terhadap individu tersebut , dan itu membuat suatu cara seseorang menanggapi dasar tertentu dgn persepsi si individu , dengan kata lain komunikasi yang disampaikan telah sampai oleh individu tersebut .  pada masing-masing individu , dengan cara tersebut kami tau dari cara mendapatkan suatu  komunikasi yang berbeda secara verbal bahasa dan persepsi yang sama dengan pengalaman , symbol,sebuah ide , perasaan dan juga fenomena-fenomena yang membuat seeseorang menjadi mengerti apa yang harus diadaptasikan ataupun di katakan oleh seorang individu untuk mengetahu bahwa ini adalah cara seseorang yang berbeda dalam kelompok dan ras yang berbeda tersebut menjadi sebuah satu kesatuan yang ada di kelompok tersebut
                Status kami yang berbeda  sebagai orang asing  akan sangat dipertimbangkan oleh orang pribumi karena tujuan tertentu lah dan itu lah yang akan menjadi sebuah perumpamaan agar dapat diterima oleh orang penduduk asli tersebut , maupun cara kami hidup di negeri orang tapi kami tetap mengikuti rules yang telah ditetapkan oleh peraturan di negeri terebut , berpegang penuh terhadap apa yang dijadikan atau pegangan kami terhadap kebiasaan kami di negeri kami ,
                Dalam Hal ini banyak hal yang dapat membuat suatu bahasa sebagai pemersatu suatu bangsa untuk dapat menjadikan macam – macam budaya , ras , suku , etnis dan gender menjadi suatu kesatuan yang mengindentifikasikan sebuah kebangsaan melalui bahasa verbal yang sama sebagai cara untuk beradaptasi , kita mengetahui dari identitas suatu bangsa dengan kelompok mana yang selalu menjadikan sebuah tempat suatu bangsa menjadi sangat nyaman untuk di menyatakan aspirasinya , nilai yang terkandung budaya tersebut ,status dan kesamaan asal kelahiran kreativitas dalam menerjemahkan ,  dan lain sebagainya sebagai tuntutan suatu budaya untuk dapat diterima oleh bangsa tersebut , itu adalah yang membuat fungsi bahasa dalam lintas budaya dapat membuat suatu kesatuan dalam kehidupan suatu bangsa .

Pengaruh Budaya :


                Banyak yang mengisukan bahwa tahun 2015 adalah tahun dimana orang Luar dari indonesia bebas untuk menjajahi dalam arti dapat menjalin kerjasama dengan indonesia dan dalam era-globalisasi maka banyak pula yang akan datang untuk mendapatkan ilmu , pembalajaran dan bersaing dengan masyarakat yang akan tetapi apakah dari masyarat indonesia siap untuk menerima kedatangan orang luar ? apakah akan di jajah lagi seperti dahulu ?
                Dengan kata lain indonesia pun harus mempunyai tameng untuk mengantispasi kedatangan bangsa luar ke indonesia , dan hal ini dapat memberi efek besar bagi orang indonesia , kita sudah dijajah oleh budaya luar , dalam hal ini cara komunikasi lintas budaya akan menjadi sangat dominan terhadap orang luar bagi indonesia , dengan mengtahui ciri khas komunikasi yang dilakukan oleh individu tersebut , jadi ketika opini yang didapatkan oleh orang luar terhadap suatu bangsa akan diketahui cara komunikasi secara verbal dan sifatnya dalam ruang lingkupnya ,  ketika kita menggukana konteks komunikasi yang rendah we mengedepankan kepentingan diri dari ketegasan dlm menyampaikan komunikasi verbal . sedang kan dengan komunikasi high context lebih mengepentingkan histori atau pengalaman cerita , norma sosial sutuasi dan hubungan dan suatu konteks tersebut
                Pengaruh budaya dapat berdampak pada system cara berfikir seseorang terhadap apa langkah yang akan individu lakukan terhadap kehidupan manusia itu sendiri , dalam budaya


No comments:

Post a Comment